a. Tujuan Sistem
Tujuan sistem merupakan tujuan dari sistem yang dibuat tersebut,
tujuan sistem dapat berupa tujuan organisasi, kebutuhan organisasi,
permasalahan yang ada dalam suatu organisasi maupun urutan prosedur untuk
mencapai tujuan organisasi.
b.Input
Input merupakan elemen dari sistem yang bertugas untuk menerima
seluruh masukan data, dimana masukan tersebut dapat berupa jenis data,
frekuensi pemasukan data dan sebagainya.
c. Proses
Proses merupakan elemen dari sistem yang bertugas untuk mengolah atau
memproses seluruh masukan data menjadi suatu informasi yang lebih
berguna. Misalnya sistem produksi akan mengolah bahan baku yang berupa
bahan mentah menjadi bahan jadi yang siap untuk digunakan.
d. Output
Output merupakan hasil dari input yang telah diproses oleh bagian
pengolah dan merupakan tujuan akhir sistem. Output ini bisa berupa
laporan grafik, diagram batang dan sebagainya.
e. Umpan Balik
Umpan Balik merupakan elemen dalam sistem yang bertugas mengevaluasi
bagian dari ouput yang dikeluarkan, dimana elemen ini sangat penting
demi kemajuan sebuah sistem. Umpan balik ini dapat berupa perbaikan
sistem, pemeliharaan sistem, dan sebagainya.
CBIS merupakan singkatan dari Computer Based Information System atau Sistem Informasi
Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah
informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu
pengambilan keputusan.
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer
memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi.
Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan
mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat
sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Secara teori, penerapan
sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam
kegiatannya.Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang
sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya
komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya
selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan
informasi yang berbasis pada komputer. Beberapa istilah yang terkait
dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi
dan basis komputer.
Sistem berbasis komputer adalah sistem yang komponen-komponennya atau subsistem-subsistemnya terdiri dari :
– Orang
– Perangkat Keras (Hardware) komputer
– Perangkat Lunak (Software) komputer
– Basis data
– Prosedur
– Dokumentasi
Fokus utama sistem informasi berbasis komputer adalah untuk aplikasi otomatisasi perkantoran (Office Aotumation /OA).
– Orang
– Perangkat Keras (Hardware) komputer
– Perangkat Lunak (Software) komputer
– Basis data
– Prosedur
– Dokumentasi
Fokus utama sistem informasi berbasis komputer adalah untuk aplikasi otomatisasi perkantoran (Office Aotumation /OA).
Evolusi CBIS
SIA (Sistem Informasi Akutansi)
SIA adalah aplikasi akuntansi yang digunakan oleh perusahaan untuk
mengolah datanya. Peran sebuah SIA dalam sebuah perusahaan bersifat
WAJIB karena untuk mengumpulkan berbagai data dan menyimpannya
diperlukan suatu sistem. SIA juga berfungsi untuk menghasilkan berbagai
laporan akuntansi perusahaan dalam dan juga dapat dijadikan sebagai
database untuk memecahkan masalah, seperti saat harus mengerjakan
laporan Audit. EDP (Electronic Data Processing) juga merupakan salah kegunaan dari SIA, berkat kemampuannya untuk mengolah berbagai data
yang sudah ada dalam database menjadi data lain dalam bentuk laporan.
Peran SIA Dalam CBIS
- SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
- SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
SIM (Sistem Informasi Manajemen)
SIM adalah aplikasi yang digunakan oleh orang dengan level manajemen atau mempunyai beberapa unit lain dibawahnya, seperti perusahaan besar.Informasi yang disediakan oleh SIM berupa sistem suatu perusahaan, baik yang sudah digunakan atau akan digunakan dan menampilkannya dalam berbagai bentuk laporan. Bentuk laporan yang dapat SIM hasilkan berupa laporan periodik atau simulasi matematika, hasil ini dapat digunakan oleh seorang manajer saat dia akan membuat keputusan untuk memecahkan suatu masalah. SIM dan SIA juga saling berhubungan, SIM menggunakan data yang disediakan oleh SIA untuk melakukan prosesnya.
Pada tahun 1964, generasi terbaru peralatan komputer diperkenalkan dan
mendapatkan pengaruh dalam hal penggunaan dari computer yang digunakan. Komputer terbaru ini merupakan yang pertama menggunakan silicon chip
circuit dan menawarkan keuntungan untuk kecepatan proses lebih besar per
dollar. Perusahaan bisa berpindah ke komputer dengan kapasitas
penyimpanan lebih besar dan dengan perlengkapan komunikasi data untuk
harga yang relatif sama. Konsep ini menggunakan komputer sebagai
management information system atau MIS, dipromosikan oleh perusahaan komputer untuk membenarkan peralatan tambahan.
Sistem Pembantu Keputusan (Decision Support System)
SPK merupakan pengembangan dari SIM, karena kemampuan SPK untuk menghasilkan dan memprediksi suatu data yang didapat dari SIA jauh lebih kompleks daripada SIM. Pada dasarnya, SPK dapat memprediksi data yang didapat dimasa depan, jadi seorang manajer dapat menggunakan SPK sebagai suatu acuan dalam menyelesaikan masalah. Walaupun kemampuan SIM juga dapat digunakan seperti SPK, hasil yang diberikan oleh SPK jauh lebih akurat karena menggunakan berbagai model analisis untuk menentukan pilihan.
SPK merupakan pengembangan dari SIM, karena kemampuan SPK untuk menghasilkan dan memprediksi suatu data yang didapat dari SIA jauh lebih kompleks daripada SIM. Pada dasarnya, SPK dapat memprediksi data yang didapat dimasa depan, jadi seorang manajer dapat menggunakan SPK sebagai suatu acuan dalam menyelesaikan masalah. Walaupun kemampuan SIM juga dapat digunakan seperti SPK, hasil yang diberikan oleh SPK jauh lebih akurat karena menggunakan berbagai model analisis untuk menentukan pilihan.
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak
membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau
mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang. Keputusan terbagi menjadi :
– Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
– Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur,
tidak ada metode pasti untuk menanganinya
karena belum pernah terjadi sebelumnya.
karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu :
– Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
– Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang
mungkin.
mungkin.
– Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
– Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.
Otomatisasi Kantor
Ada gerakan untuk menerapkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)
untuk permasalahan bisnis. Ide dasarnya adalah AI bisa melakukan
pemrosesan logika seperti manusia. Subkelas dari AI yang mendapatkan
perhatian khusus adalah expert system karena merupakan fungsi yang
sesuai. Sebagai contoh, expert system dapat menyediakan bantuan kepada manager seperti halnya dari konsultan manajemen.
SUMBER :
Ukar, K. (2006). Student Guide Series Pengenalan Komputer. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Wahyono, T. (2003). Computer based information system (CBIS). Kuliah Berseri IlmuKomputer.com, 1, 1-5.
Wulandari, D.I., Fajrina, N.A., Abdianti, Y. (2015). Computer based information system (CBIS). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, 1, 1-5.
Sutanta, Edhy. (2005). Dukungan sistem informasi manajemen (SIM) dalam kegiatan manajemen. Jurnal manajerial: Amikom Yogyakarta, (1) 1.
Kristanto, Andi. (2003). Perancangan sistem informasi dan aplikasinya. Yogyakarta: Gava Media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar