Definisi Sistem :
a. Menurut Taufiq (dalam Murphy & Udjulawa, 2013), sistem bisa ditafsirkan sebagai kesatuan
elemen yang memiliki keterkaitan. Beberapa elemen dapat digabung menjadi suatu unit, kelompok
atau komponen sistem dengan fungsi tertentu. Komponen sistem ini bisa dilihat, diangap, atau
memang dirancang untuk berfungsi mandiri sebagai modul sistem.
b. Pengertian sistem menurut Mulyadi (dalam Machmud, 2013) adalah sebagai berikut : "sekelompok
dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (subsistem-subsistem yang bersatu
untuk mencapai tujuan yang sama)"
c. Winarno (dalam Machmud, 2013) mengungkapkan bahwa pengertian sistem adalah "sekumpulan
komponen yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
# Kesimpulan :
Sistem adalah sebuah komponen atau unsur yang dirancang, dirangkai dan saling berkaitan satu sama lain dengan fungsi dan tujuan tertentu.
Definisi Informasi :
a. Pengertian Informasi menurut Jogiyanto (dalam, Machmud 2013) adalah sebagai data yang diolah
menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
b. Informasi menurut Kusrini (dalam Machmud, 2013) adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah
bentuk yang berguna bagi pengguna yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau
mendukung sumber informasi.
c. Menurut McLeod (dalam Machmud 2013) informasi adalah sebagai berikut : "Data yang telah
diproses, atau data yang memiliki arti".
#Kesimpulan :
Informasi adalah sebuah data yang sudah diolah dan melewati beberapa proses untuk digunakan.
Definisi Psikologi :
a. Menurut asal katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno dari kata : a. Psyche, yang
berarti Jiwaa dan b. Logos (Ology), yang berarti Ilmu Pengetahuan. Jadi secara etimologis,
psikologi berarti ilmu jiwa yaitu ilmu yang mempelajari tentang jiwa baik mengenai macam-
macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya.
b. Ada beberapa ahli yang kurang sependapat bahwa pengertian psikologi itu benar-benar sama
dengan ilmu jiwa. Walaupun ditinjau dari kata kedua istilah itu sama perbedaannya terletak pada :
1). Ilmu jiwa : (a), merupakan istilah Bahasa Indonesia sehari-hari dan dkenal setiap orang. (b).
meliputi segala pemikiran, pengetahuan, tanggapan, khayalan dan spekulasi mengenai jiwa. (c),
istilah ilmu jiwa menunjukkan kepada pengetahuan ilmu jiwa yang bercorak ilmiah.
2). Meliputi ilmu pengetahuan mengenai jiwa yang diperoleh secara sistematis dengan metode-
metode ilmiah yang memenuhi syarat-syaratnya seperti dimufakati sarjana-sarjana psikologi
pada zaman sekarang ini.
3). Istilah psikologi menunjukkan ilmu jiwa yang ilmiah menurut norma-norma ilmiah modern.
c. Wilhelm Wundt (dalam Walgito, 2002) psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang kesadaran
manusia. Wundt percaya bahwa gejala-gejala jiwa tersusun dari beberapa elemen. Sehingga dalam
menganalisa elemen-elemen kejiwaan para ahli psikolog mempelajari melalui proses elementer
dari kesadaran manusia. Dari sinilah data diketahui bahwa obyek utama dalam psikologi menurut
Wilhelm Wundt adalah kesadaran.
#Kesimpulan :
Psikologi adalah sebuah ilmu tentang kejiwaan yang menganalisa khususnya manusia.
Sumber :
Murphy, B. I., (2013). Fasilitas sistem informasi akademik berbasis web untuk SMA Negeri oleh PT. XL Axiata, Tbk Palembang. Palembang: STMIK GI MDP (Jurnal)
Machmud, Rizan., (2013). Peranan penerapan sistem informasi manajemen terhadap efektivitas kerja pagawai lembaga pemasyarakatan narkotika (LAPASTIKA) Bollangi Kabupaten Gowa. Jurnal Capacity STIE AMPKOP Makassar. Vol. 9, No. 3 (Jurnal)
Chainur Arrasjid, (2002). Pengantar Psikologi Kriminal. Medan : Yani Corporation
Djoko Prakoso, (2002). Peranan Psikologi Dalam Pemeriksaan Tersangka Pada Tahapan Penyidikan, Jakarta : Ghalia Indonesia
Dr. Bimo Walgito, (2002). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offse
Tidak ada komentar:
Posting Komentar