Senin, 16 November 2015

CBIS (Computer Based Information System)

a. Tujuan Sistem
     Tujuan sistem merupakan tujuan dari sistem yang dibuat tersebut, tujuan sistem dapat berupa tujuan organisasi, kebutuhan organisasi, permasalahan yang ada dalam suatu organisasi maupun urutan prosedur untuk mencapai tujuan organisasi.
b.Input
     Input merupakan elemen dari sistem yang bertugas untuk menerima seluruh masukan data, dimana masukan tersebut dapat berupa jenis data, frekuensi pemasukan data dan sebagainya.
c. Proses
     Proses merupakan elemen dari sistem yang bertugas untuk mengolah atau memproses seluruh masukan data menjadi suatu informasi yang lebih berguna. Misalnya sistem produksi akan mengolah bahan baku yang berupa bahan mentah menjadi bahan jadi yang siap untuk digunakan.
d. Output
     Output merupakan hasil dari input yang telah diproses oleh bagian pengolah dan merupakan tujuan akhir sistem. Output ini bisa berupa laporan grafik, diagram batang dan sebagainya.
e. Umpan Balik
     Umpan Balik merupakan elemen dalam sistem yang bertugas mengevaluasi bagian dari ouput yang dikeluarkan, dimana elemen ini sangat penting demi kemajuan sebuah sistem. Umpan balik ini dapat berupa perbaikan sistem, pemeliharaan sistem, dan sebagainya.

  CBIS  merupakan singkatan dari Computer Based Information System atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.
     Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya.Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer. 
     Sistem berbasis komputer adalah sistem yang komponen-komponennya atau subsistem-subsistemnya terdiri dari :
– Orang
– Perangkat Keras (Hardware) komputer
– Perangkat Lunak (Software) komputer
– Basis data
– Prosedur
– Dokumentasi

      Fokus utama sistem informasi berbasis komputer adalah untuk aplikasi otomatisasi perkantoran (Office Aotumation /OA). 

     Evolusi CBIS
SIA (Sistem Informasi Akutansi)  
     SIA adalah aplikasi akuntansi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengolah datanya. Peran sebuah SIA dalam sebuah perusahaan bersifat WAJIB karena untuk mengumpulkan berbagai data dan menyimpannya diperlukan suatu sistem. SIA juga berfungsi untuk menghasilkan berbagai laporan akuntansi perusahaan dalam dan juga dapat dijadikan sebagai database untuk memecahkan masalah, seperti saat harus mengerjakan laporan Audit. EDP (Electronic Data Processing) juga merupakan salah kegunaan dari SIA, berkat kemampuannya untuk mengolah berbagai data yang sudah ada dalam database menjadi data lain dalam bentuk laporan.
Peran SIA Dalam CBIS
  • SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
  • SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.

SIM (Sistem Informasi Manajemen)
     
     SIM adalah aplikasi yang digunakan oleh orang dengan level manajemen atau mempunyai beberapa unit lain dibawahnya, seperti perusahaan besar.Informasi yang disediakan oleh SIM berupa sistem suatu perusahaan, baik yang sudah digunakan atau akan digunakan dan menampilkannya dalam berbagai bentuk laporan. Bentuk laporan yang dapat SIM hasilkan berupa laporan periodik atau simulasi matematika, hasil ini dapat digunakan oleh seorang manajer saat dia akan membuat keputusan untuk memecahkan suatu masalah.  SIM dan SIA juga saling berhubungan, SIM menggunakan data yang disediakan oleh SIA untuk melakukan prosesnya.
      Pada tahun 1964, generasi terbaru peralatan komputer diperkenalkan dan mendapatkan pengaruh dalam hal penggunaan dari computer yang digunakan. Komputer terbaru ini merupakan yang pertama menggunakan silicon chip circuit dan menawarkan keuntungan untuk kecepatan proses lebih besar per dollar. Perusahaan bisa berpindah ke komputer dengan kapasitas penyimpanan lebih besar dan dengan perlengkapan komunikasi data untuk harga yang relatif sama. Konsep ini menggunakan komputer sebagai management information system atau MIS, dipromosikan oleh perusahaan komputer untuk membenarkan peralatan tambahan.
 
Sistem Pembantu Keputusan (Decision Support System)

      SPK merupakan pengembangan dari SIM, karena kemampuan SPK untuk menghasilkan dan memprediksi suatu data yang didapat dari SIA jauh lebih kompleks daripada SIM. Pada dasarnya, SPK dapat memprediksi data yang didapat dimasa depan, jadi seorang manajer dapat menggunakan SPK sebagai suatu acuan dalam menyelesaikan masalah. Walaupun kemampuan SIM juga dapat digunakan seperti SPK, hasil yang diberikan oleh SPK jauh lebih akurat karena menggunakan berbagai model analisis untuk menentukan pilihan.
     Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang. Keputusan terbagi menjadi :
–  Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
–  Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya
    karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu :
–  Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
–  Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang
    mungkin.
–  Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
–  Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

Otomatisasi Kantor
      Ada gerakan untuk menerapkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk permasalahan bisnis. Ide dasarnya adalah AI bisa melakukan pemrosesan logika seperti manusia. Subkelas dari AI yang mendapatkan perhatian khusus adalah expert system karena merupakan fungsi yang sesuai. Sebagai contoh, expert system dapat menyediakan bantuan kepada manager seperti halnya dari konsultan manajemen.
 
     
 
SUMBER :

Ukar, K. (2006). Student Guide Series Pengenalan Komputer. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Wahyono, T. (2003). Computer based information system (CBIS). Kuliah Berseri IlmuKomputer.com, 1,  1-5.
Wulandari, D.I., Fajrina, N.A., Abdianti, Y. (2015). Computer based information system (CBIS). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, 1, 1-5.
Sutanta, Edhy. (2005). Dukungan sistem informasi manajemen (SIM) dalam kegiatan manajemen. Jurnal manajerial: Amikom Yogyakarta, (1) 1.
Kristanto, Andi. (2003). Perancangan sistem informasi dan aplikasinya. Yogyakarta: Gava Media.