Kamis, 07 November 2013

#PTI INTERNET ADDICTION

Kegemaran untuk selalu berhadapan dengan dunia maya ini dapat dikatakan sebagai "kecanduan internet atau internet addiction". Dalam Bahasa Indonesia Internet Addiction dikenal dengan istilah kecanduan internet. Agak asing memang, karena istilah ini tidak terlalu populer seperti istilah lain yang sering kita dengar. Namun sekarang yang sedang merasuki banyak kalangan terutama para rema adalah kecanduan internet.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengguna internet terus meningkat tajam sehingga tidak banyak orang yang kecanduan memakainya. Ada beberapa sebab, Dr. Kimberly S. Young mengatakan bahwa penelitian link internet addiction disorder sebelumnya dengan ada masalah kesehatan mental, paling sering depression. Ini mungkin karena keterlibatan maya tidak merangsang pelepasan neurotransmiter yang bertanggung jawab atas perasaan kepuasan dan relaksasi, seperti okitosin dan endorfin, cara interaksi yang nyata lakukan. Ia menyatakan bahwa gangguan memiliki efek yang signifikan secara sosial, psikologis dan occuptionally. Pecandu dikenal untuk menggunakan internet rata-rata 38 jam per minggu untuk tujuan non akademis dan non kerja yang mengakibatkan nilai yang buruk di kalangan mahasiswa, perselisihan diantara pasangan dan kinerja berkurang.

Jenis-jenis kecanduan internet :
1. Kecanduan terhadap situs porno
2. Kecanduan terhadap situs 'gaul'
3. Kecanduan terhadap informasi yang berlebihan
4. Kecanduan terhadap game online.

Gejala Kecanduan Internet :
Berikut ini beberapa tanda-tanda umum kecanduan internet yang disebutkan oleh Stephen Juan, Ph.D. seorang antropolog di University of Sydney dan ada beberapa penambahan, antara lain : 
1. Lupa waktu, selalu ingin menghabiskan lebih banyak waktu di internet sehingga akan menguras waktu efektif yang ada.
2. Jika tidak menggunakan internet, muncul gejala-gejala penarikan diri seperti perasaan stress, kecemasan, gelisah, mudah tersinggung, bergetar, menggigil, gerakan mengetik tanpa sadar, obsesif, hingga berkhayal atau bermimpi mengenai internet.
3. Jika terhubung dengan internet, gejala-gejala penarikan diri tersebut akan hilang ataupun berkurang.
4. Mengakses internet lebih lama dari yang di niatkan.
5.  Cukup banyak porsi kegiatan yang digunakan untuk aktivitas terkait internet, termasuk e-mail, browsing, dan chatting.
6. Mengurangi kegiatan penting, baik dalam pekerjaan, sosial atau rekreasi, demi menggunakan internet. Yang ada dalam pikirannya hanya internet dan internet, bahkan ketika sedang belajar, bermain atau bahkan sebelum tidur dia pasti berpikiran internet. 
7. Hubungan sosial, pekerjaan, atau pendidikan terancam terganggu. Hal ini terjadi karena pengguna internet yang berlebihan sehingga orang yang kecanduan internet tidak mempunyai waktu untuk berinteraksi atau mengerjakan hal lain yang sebenarnya bermanfaat.
8. Internet digunakan untuk melarikan diri dari perasaan bersalah, tak berdaya, kecemasan, atau depresi.
9. Menyembunyikan pengguna internet dari keluarga atau teman.
10. Berani mengorbankan apapun demi koneksi internet.
11. Kurang peka terhadap keadaan sekitar, sekain itu karena kurang gerak maka biasanya orang yang kecanduan dimungkinkan lebih mudah terjangkit beberapa penyakit.

Cara Mengatasi Kecanduan Internet : 
1. Cari tahu masalahnya.
2. Kenali pemicunya.
3. Kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama-lama di internet.
4. Ubah pola kebiasaan online.
5. Atur ulang jadwal rutinitas.
6. Pahami prioritas.

Menurut Young (1996), seorang bisa disebut kecanduan pada internet apabila indivu tersebut menunjukkan perilaku tertentu. Perilaku-perilaku tersebut dibuat berdasarkan pada kriteria-kriteria kecanduan berjudi yang dapat membedakan antara orang yang kecanduan pada internet dan yang tidak sampai kecanduan. Seorang pengguna internet sudah dapat digolongkan sebagai pecandu internet bila ia memenuhi sedikitnya lima dari delapan kriteria yang disebutkan oleh Young, yaitu :
1. Cybersexual addiction, yaitu seseorang yang melakukan penelusuran dalam situs-situs porno atau cybersex secara kompulsif. 
2. Cyber-relationship addiction, yaitu seseorang yang hanyut dalam pertemanan melalui dunia cyber.
3. Net compulsion, yaitu seseorang yang terobsesi pada situs-situs perdagangan (cyber shopping atau day trading) atau perjudian (cybercasino).
4. Information overload, yaitu seseorang yang menelusuri situs-situs informasi secara kompulsif.
5. Computer addiction, yaitu seseorang yang terobsesi pada permainan-permainan online (games online).

Sumber Referensi :
http://gemaramadhanh.wordpress.com/2012/10/10/internet-addiction/
http://xiaolichen14.wordpress.com/2012/10/10/minggu-ke-3/
http://triubaya.blogspot.com/2008/10/akibat-dari-kecanduan-internet.html
http://isronovita.blogspot.com/2012/10/internet-addiction.html
http://meidi-rendi.blogspot.com/2012/10/internet-addiction-kecanduan-internet.html#!/2012/10/internet-addiction-kecanduan-internet.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar